Operator
Menunggu (Waiting)
Setiap
saat barang-barang tidak berpindah atau tidak diolah maka terjadilah pemborosan
menunggu.
Kebanyakan lead-time dari
produk adalah menunggu proses berikutnya, ini biasanya karena aliran material
yang buruk, waktu pengolahan produksi yang terlalu lama, dan jarak antara
proses kerja satu ke yang lainnya terlalu jauh. Menghubungkan antar proses agar
pasokan secara langsung ke dalam proses berikutnya secara dramatis akan
mengurangi waktu tunggu.
Apa penyebab dari pemborosan menunggu
·
Beban kerja yang tidak merata
·
Perawatan yang tidak terencana
·
Waktu proses set-up yang panjang
·
Penggunaan yang salah dari peralatan yang otomatis
·
Masalah Mutu
·
Penjadwalan yang tidak merata (Leveled)
·
Layout yang tidak efektif
·
Spesialisasi
·
Keputusan manajemen
Apa saja akibat dari pemborosan menunggu
·
Lead time yang lama
·
Produktivitas rendah
·
Efektivitas rendah
·
Efisiensi rendah
·
Biaya operasional tinggi
·
Operator yang kelelahan
·
Error, operator melakukan
kekeliruan
Daftar periksa pemborosan
menunggu
·
Tunggu komponen dari proses sebelumnya
·
Tunggu karena mesinnya sedang beroperasi
·
Tunggu karena kehilangan sesuatu
·
Tunggu karena proses yang tidak seimbang
·
Tunggu karena tidak sesuai dengan rencana
·
Tunggu karena tidak sesuai dengan instruksi kerja
·
Tunggu karena operator tidak hadir
·
Tunggu karena kebanyakan operator (lebih dari dua orang), menggangur
·
Tunggu karena sedang dalam proses inspeksi
·
Tunggu keputusan atau tunggu informasi
Bagaimana mencegah pemborosan menunggu
·
Multiskill, operator
dengan banyak kemampuan
·
Perencanaan dan penjadwalan
·
Menyeimbangkan atau meratakan beban kerja
·
Derap produksi sesuai dengan permintaan Pelanggan - takt time.
·
Preventive maintenance dan
perawatan mandiri oleh operator
·
Work Standard
sumber : http://www.cakrawijaya.com/2009/01/tujuh-pemborosan.html#.XJcDeUxuLIU